Selasa, 09 Juni 2009

TROUBLESHOOTING PERBAIKAN HANDPHONE 1

TroubleShooting Perbaikan handphone dengan software
Proses perbaikan Software anda dapat menggunakan beberapa alternative program
yang akan digunakan, seperti griffin, UFS tornado, JAF, dan yang
lainnya. Dibawah ini saya menggunakan UFS-3 Tornado karena lebih populer dan
mudah digunakan.

1. Prosedur perbaikan Software
Sebelum melakukan perbaikan secara Software maka ponsel yang akan diperbaiki
harus memenuhi sarat-sarat dibawah ini:
a. tegangan battery minimal ada pada tegangan 3,7
Volt (bila ponsel siemens, Samsung,Motorola, dan sony ericsson sebab untuk type
tersebut tegangan tidak di berikan langsung oleh UFS).
b. tidak terjadi Short pada tegangan masukan. Bila
terjadi short maka ponsel harus diperbaiki terlebih dahulu secara Hard-ware, yaitu:
periksa resistansi pada interface battery mesin ponsel, resistansinya maksimal 6 Ohm, lalu
anda balikan pol-aritas kabel avometernya, ponsel harus menunjukan tidak ada terjadi
gerakan pada jarum petunjuknya.
c. interface flash pada PCB harus bersih. Bila kotor
maka anda bersihkan terlebih dahulu menggunakan kuas dan berikan sedikit thiner lalu
keringkan.
d. setelah ponsel dihubungkan kepada UFS tornado,
setelah di klik “Check” ponsel harus terdetek, walaupn di LCD tidak terdapat tulisan
tesmode atau local mode (khusus Nokia). Teknik menditeksi seperti dibawah ini:
*Gunakan program DCTx tools.
*Koneksikan ponsel ke UFS tornado
*Pilih type ponsel yang sesuai dengan type ponsel yang akan di deteksi.
*Klik “Check”. DCTx tools akan menampilkan 1st Boot OK, WD2 / DCT4, UPP:0……”. Bila error maka ponsel tidak dapat terdeteksi oleh DCTx
tools, maka kerusakan masih secara Hardware.
e. bila tidak memenuhi sarat-sarat di atas maka
kerusakan kemungkinan masih secara hardware.

2. Klasifikasi kerusakan & Solusi Secara Software

1. Nokia
Software yang digunakan DCTx Tools V2,6
Support:
DCT3 DCTL DCT4 WD2
3610, 2100,
3410, 6250,
3310, 3315,
3330, 3350,
3390, 6210,
5510, 5190,
6190, 8890,
8290, 5110i,
5110, 6110,
7110, 8810,
3210, 5130,
6130, 6150,
8850, 8210,
8250, 8855,
5210, 9110,
6090.
9290,
9210,
9210i.
3300, 3300b, 7210, 7250,
7250i, 6610, 6800, 6820,
6650, 8910, 8910i, 8310,
3510, 6385, 6370, 1220,
1260, 7600, 3580, 3585,
3585i, 3570, 6310, 6310i,
6100, 6200, 5100, 5140,
3590, 6510, 3595, 3360,
6360, 8390, 6800, 8270,
6590, 2285, 2275, 2270,
6108, 3108, 3510i, 8280,
6230, 6340i, 3560, 2280,
1100, 3100, 3120, 6220,
3520, 7200, 6560, 6225,
6230, 3200, 3200i, 6585,
3220, 2650, 2651, 6015,
2112, 6011, 2600, 3125,
6816, 2300, 7270, 3205,
7280, 7260, 6255, 6256,
6012, 6020, 6610, 6170,
6620, 9500, 9300, 7710.
N_gage,
3620, 3600,
3650, 3660,
7650, 6600,
N-gageQD,
NgageQDa,
7610, 7610b,
6670, 6670b,
6260, 3230.
Klasifikasi kerusakan dan solusinya:
1. Mati total
*Setelah boot#1 “OK” maka anda dapat melakukan Reflash akan tetapi bila tidak bisa boot maka kerusakan ada pada
bagian Hardware.
*Reflash menggunakan DCTX Tools, menggunakan firmware (MCU & PPM) versi tertinggi.
2. Phonelock
*Kembalikan ke pengaturan awal
*Pada UI option klik2x full factory default
3. Contact Service
*Reflash menggunakan firmware (MCU & PPM) versi tertinggi.
*Pada UI option klik2x init SIM lock
*Klik2x full factory default
*Bila proses diatas sudah dilakukan maka kerusakan ada pada Hardware.
4. Phone restricted
*Whrite UEM (RPL)
*Bila masih error maka IC UEM harus diganti, sebab IC UEM yang telah terisi RPL (IMEI)
tidak dapat di isi kembali.
5. Tidak dapat booting(blink nokia 4x)
*Format User area, 4 kali berturut-turut hasil harus semuanya “OK”
6. Simcard not accepted / kartu sim di tolak/ Sim reject/kartu sim salah
*Pada UI option klik2x init SIM lock
*Klik2x full factory default
7. Tidak dapat signal
*Whrite PM
*Klik2x full factory default
8. Hank (tombol keypad tidak berfungsi )
*Errase
*Setelah sukses reflash firmware menggunakan Versi China.
*Pada UI option klik2x init SIM lock
*Klik2x full factory default
9. Contact retailer
*Errase
*Setelah sukses reflash firmware menggunakan Versi China.
*Pada UI option klik2x init SIM lock
*Klik2x full factory default
10. Terkena virus
*Format User area 4 kali berturut-turut hasil harus semuanya “OK”

2. Sony ericsson
Support:
UFS atrz (Sony ericsson 1) UFS Rtp (Sony ericsson 2)
A3618, j200, t100, t105, t 106,
r600, z200, t66, t600, t602.
t520, t39, t65, t68, t68i, t200,
t202, t226, t230, t238, t290, t300,
t302, t306, t310, t312, t316, t610,
t616, t618, t628, t630, p800,
p802, p900, p908, p910, z600,
z608.
Klasifikasi kerusakan dan solusinya:
1. Mati total
*Flash
Firmware (MCU & Mod)
*Flash gdfs bila tersedia
2. Phonelock
*Pilih init locks
3. Restart
*Flash Firmware (MCU & Mod)
*Flash gdfs bila tersedia
4. Hank (tombol keypad tidak berfungsi )
*Flash Firmware (MCU & Modem )
*Flash gdfs bila tersedia

3. Samsung
Software yang digunakan UFS sams
Support:
One-C Trident M46 OM/Swift Skyworks
A2xx,
A800,
N1xx,
N200,
N288,
N300,
N400,
N500,
N600,
N611,
N620,
N625,
N628,
R200,
R201,
R208,
R210,
R220,
R225,
T100,
T108,
T400,
T408,
T410,
T500,
T508.
C200, C210, C230,
D100, D410, D418,
E105, E108, E300,
E310, E315, E316,
E318, E400, E530,
E600, E608, E610,
E620, E710, E715,
E718, E720, E728,
E810, E818, E850,
P100, P108, P400,
P408, P730, P738,
Q100, Q105, Q200,
Q300, Q400, Q605,
S100, S105, S108,
S200, S208, S300,
S300m, S308, S341i,
S342i, V100, V200,
V205, X208, X105,
X120, X400, X426,
X430, X438, X450,
X458, X480, X610,
X710.
A100,
A110,
A188,
A300,
A400,
A100,
M100,
T208.
D500, D508,
E100, E330,
E338, E340,
E350, E630,
E638, E640,
E648, E700,
E708, E730,
E738, E800,
E808, E820,
S500, S508,
X100, X108,
X460, X468,
X600, X608,
X640.
A500,
C100,
C108,
C110,
P510,
P518.
Klasifikasi kerusakan dan solusinya:
1. Phonelock
*Pilih Unlock
2. Restart
*Write EEPROM
3. Contact provider
*Write EEPROM
4. Mati total
*Reflash firmware (MCU,OGM)

4. Siemens
Software yang digunakan Freia v.18
Support:
c30,s40, c35, c35i, m35, m35i, s35, s35i, a35 , a36, a40, a50, a52,
a55, a60, 1168, c45, 2118, c55, 2128, c60, c60Boot, s45, ss55, sX1,
s55Boot, a60, a60Boot, sl42, sl45, sl55, 6688, MT50, m50, 3118.
Pilih Boot type pada normal bila siemens type lama
Pilih Boot type pada bootcore bug bila siemens type baru
Klasifikasi kerusakan dan solusinya:
1. Mati total
*Reflash Firmware, tentukan flashing addres pada
firmware
*Reflash EEPROM, tentukan flashing addres pada EEPROM 1
2. Phone lock
*Pilih Boot type pada normal bila siemens type lama
*Pilih Boot type pada bootcore bug bila siemens type baru
*Pilih unlock
3. Restart
*Pilih Boot type pada normal bila siemens type lama
*Pilih Boot type pada bootcore bug bila siemens type baru
*Reflash EEPROM, tentukan flashing addres pada EEPROM 1
4. Whrong software
*Pilih Boot type pada normal bila siemens type lama
*Pilih Boot type pada bootcore bug bila siemens type baru
*Pilih unlock

5. Motorola
Software yang digunakan UFS acer
Support:
T190,t191,c300,t190 zeus,c200 apollo.
Klasifikasi kerusakan dan solusinya:
1. Phonelock
*Pilih locks
2. Mati total
*Reflash firmware (Flex, MCU, language pack )

Catatan:
langkah-langkah penggunaan UFS tornado kami sertakan di VCD atau CD Virtual Class
Room.
Bila ponsel yang bermasalah telah diperbaiki secara Software masih tidak berhasil,
maka kemungkinan kerusakan ada pada Hardwarenya.


Kerusakan Hardware

2. Prosedur perbaikan Hardware
Sebelum melakukan perbaikan yang lebih ekstrim seperti mengganti komponen, maka
anda harus melakukan langkah-langkah di bawah ini:
a. Pastikan semua pengaturan program ponsel sudah benar.
b. Tegangan Battrey harus ada pada batas maksimum (3,7 Volt). Bila tegangan
battery kurang maka anda harus mengisi terlebih dahulu battreynya dengan
menggunakan Desktop Charger.
c. Pastikan komponen external tidak bermasalah, bila komponen external
bermasalah maka anda harus mengganti terlebih dahulu.
d. Pastikan semua koneksi komponen-komponen external terhubung dengan
sempurna. Bila koneksinya tidak baik maka anda harus memperbaiki koneksinya
terlebih dahulu dengan cara menaikan kembali pin/kaki komponen externalnya
atau memberikan sedikit timah pada interface PCBnya.
e. Mesin (PCB) harus bersih, bebas dari korosi. Pada praktiknya terkadang korosi
atau kotoran pada ponsel tidak dapat terlihat, maka sebelum anda melakukan
reparasi yang lebih jauh lagi anda harus mencuci mesin / PCB dengan
menggunakan Thiner atau larutan IPA menggunakan alat ultra sonic cleaner
agar hasil pencucian sempurna.
f. Semua Interface mempunyai resistansi, bila tidak maka terdapat jalur yang putus,
maka anda harus jumper (hubungkan kembali jalur yang putusnya). Kami
sediakan 200 koleksi contoh jumper di CD Trik&tips.
g. Perbaiki dulu secara software, bila ponsel tidak dapat terdeteksi oleh UFS maka
kerusakan ada pada secara Hardware. Teknik menditeksi seperti dibawah ini:
*Gunakan program DCTx tools.
*Koneksikan ponsel ke UFS tornado
*Pilih type ponsel yang sesuai dengan type ponsel yang akan di deteksi.
*Klik “Check”
*DCTx tools akan menampilkan “1st Boot OK, WD2 /DCT4, UPP:0……”. Bila error maka ponsel tidak dapat terdeteksi oleh DCTx tools, maka kerusakan masih secara Hardware.
h. Kerusakan mungkin saja diakibatkan kerena komponen -komponen internal
seperti IC, resistor, Kapasitor, dll tidak terhubung dengan baik kepada rangkaian.
Pada praktiknya anda tidak dapat melihat adanya komponen yang tidak
terhubung dengan mata telanjang sebab komponen-komponen ponsel sangat
kecil sekali. Maka sebelum anda memutuskan untuk mengganti Komponen
internal lakukan terlebih dahulu langkah-langkah dibawah ini:
*berikan secukupnya songka/flux kepada permukaan
PCB dan komponen- komponen intenal.
*Panaskan menggunakan blower pada 350 c, pastikan di saat memanaskan timah-timah yang melekat pada komponen internal mencair.
*Bila ada terdapat IC yang menggunakan Lem di permukaan ICnya, maka anda tidak oleh memanaskan terlalu lama, sebab akan mengakibatkan pecahnya timah BGA pada IC.
i. Bila sudah memenuhi sarat di atas ponsel masih tetap bermasalah maka langkah
yang kemudian anda lakukan adalah penggantian komponen internal.

Thanks

0 komentar:

Posting Komentar

 

Generation Phone Repair Copyright © 2009 Designed by bay-mmsc Sponsored by Mobile Multimedia Service Center™